Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Resep Kue Cucur Ungu yang Lembut, Bersarang, dan Manis Legit

 Resep Kue Cucur Ungu yang Lembut, Bersarang, dan Manis Legit- kue cucur ungu merupakan salah satu variasi menarik dari kue cucur tradisional yang memiliki tampilan cantik dengan warna ungu alami maupun dari pewarna makanan. Selain tampil lebih menarik, kue ini tetap mempertahankan cita rasa khas cucur yang manis, lembut di bagian tengah, dan renyah tipis di bagian pinggirnya. Tekstur bersarang yang menjadi ciri khas kue cucur diperoleh dari teknik mengaduk adonan dan proses menggoreng dengan api kecil secara perlahan.


Kue cucur ungu cocok disajikan sebagai camilan keluarga, hidangan saat arisan, hingga pelengkap acara spesial. Bahan-bahannya mudah ditemukan dan cara membuatnya pun tidak terlalu sulit jika mengikuti langkah dengan benar. Dengan resep berikut, Anda dapat menghasilkan kue cucur ungu yang mengembang cantik, tidak bantat, serta memiliki rasa manis yang pas.


Bahan

Bahan Adonan

  • 250 gram tepung beras

  • 50 gram tepung terigu protein sedang

  • 180 gram gula merah, sisir halus

  • 50 gram gula pasir

  • 250 ml air

  • 1/2 sendok teh garam

  • 1 lembar daun pandan, simpulkan ( PANDAN BUBUK BELI DISINI )

  • 1/2 sendok teh vanili bubuk ( BELI DISINI )

  • 1 sendok teh pasta ubi ungu atau pewarna makanan ungu secukupnya ( BELI DISINI )

  • 2 sendok makan air tambahan (jika diperlukan)

Bahan Menggoreng


Cara Membuat

1. Membuat Larutan Gula

Masukkan air, gula merah, gula pasir, daun pandan, dan garam ke dalam panci. Masak menggunakan api sedang hingga semua gula larut. Setelah mendidih, angkat lalu saring agar tidak ada kotoran dari gula merah. Diamkan hingga larutan menjadi hangat.

2. Menyiapkan Adonan

Campurkan tepung beras, tepung terigu, dan vanili bubuk ke dalam wadah besar. Tuangkan larutan gula sedikit demi sedikit sambil diaduk menggunakan whisk atau spatula hingga tidak ada tepung yang menggumpal.

Tambahkan pasta ubi ungu atau pewarna makanan ungu, kemudian aduk kembali hingga warna merata. Bila adonan terlalu kental, tambahkan sedikit air.

3. Mengaduk Adonan

Aduk adonan selama kurang lebih 10–15 menit menggunakan whisk atau sendok kayu. Proses ini membantu membentuk tekstur cucur yang bersarang setelah digoreng.

Setelah selesai diaduk, tutup wadah menggunakan kain bersih atau plastik wrap. Diamkan selama 30–60 menit agar adonan lebih stabil.

4. Menggoreng Kue Cucur

Panaskan minyak dalam wajan kecil yang cekung. Gunakan minyak yang cukup banyak agar adonan dapat mengembang dengan baik.

Gunakan api kecil. Tuangkan sekitar satu sendok sayur kecil adonan ke tengah minyak panas. Jangan langsung dibalik.

Siram bagian tengah kue menggunakan minyak panas secara perlahan agar bagian tengah mengembang membentuk serat-serat khas cucur.

Setelah bagian bawah matang dan pinggirannya mulai kecokelatan, balik kue lalu goreng hingga matang sempurna.

Angkat dan tiriskan di atas rak atau tisu dapur.

5. Penyajian

Biarkan kue cucur sedikit hangat sebelum disajikan. Kue cucur ungu paling nikmat disantap bersama teh hangat, kopi, atau susu.


Tips Membuat Kue Cucur Ungu

  • Gunakan tepung beras berkualitas baik agar tekstur kue lebih lembut.

  • Larutan gula sebaiknya dalam keadaan hangat saat dicampurkan ke tepung, bukan panas mendidih.

  • Jangan melewatkan proses mengaduk adonan selama beberapa menit karena sangat memengaruhi terbentuknya serat atau sarang pada kue.

  • Istirahatkan adonan minimal 30 menit agar hasil gorengan lebih mengembang.

  • Gunakan wajan kecil dan agak cekung supaya bentuk cucur lebih bulat dan cantik.

  • Pastikan minyak benar-benar panas sebelum menuang adonan, kemudian kecilkan api agar cucur matang perlahan.

  • Menyiram bagian tengah menggunakan minyak panas akan membantu membentuk bagian tengah yang menggembung.

  • Jangan terlalu sering membolak-balik kue agar bentuknya tetap cantik.

  • Jika ingin rasa lebih harum, tambahkan sedikit bubuk kayu manis ke dalam adonan.

  • Untuk warna alami, Anda bisa menggunakan ekstrak ubi ungu kukus yang dihaluskan, meskipun hasil warnanya tidak secerah pewarna makanan.


FAQ

Kenapa kue cucur tidak bersarang?

Biasanya karena adonan kurang lama diaduk, minyak belum cukup panas, atau api terlalu besar sehingga bagian luar cepat matang sebelum serat terbentuk.

Mengapa cucur menjadi keras setelah dingin?

Penyebabnya bisa karena terlalu banyak tepung, terlalu lama menggoreng, atau api terlalu besar sehingga kadar air dalam kue berkurang.

Bisakah menggunakan pewarna alami?

Bisa. Anda dapat menggunakan ubi ungu kukus yang dihaluskan atau ekstrak bunga telang yang dicampur sedikit buah naga ungu untuk menghasilkan warna yang menarik.

Berapa lama kue cucur bertahan?

Kue cucur paling nikmat disantap pada hari yang sama. Namun, jika disimpan dalam wadah tertutup rapat pada suhu ruang, kue masih enak hingga 2 hari.

Bisakah adonan disimpan?

Bisa. Simpan adonan di dalam kulkas maksimal 12 jam. Sebelum digunakan kembali, aduk hingga rata agar teksturnya kembali homogen.

Kue cucur ungu merupakan inovasi menarik dari jajanan tradisional yang tetap mempertahankan cita rasa klasik dengan tampilan yang lebih modern. Perpaduan rasa manis dari gula merah, tekstur lembut di bagian tengah, dan pinggiran yang renyah membuat camilan ini disukai oleh berbagai kalangan. Warna ungu yang cantik juga menjadikannya cocok disajikan untuk acara keluarga, hajatan, maupun sebagai ide jualan rumahan.

Dengan mengikuti resep, teknik mengaduk adonan, dan cara menggoreng yang tepat, Anda dapat menghasilkan kue cucur ungu yang mengembang sempurna serta memiliki serat bersarang yang khas. Selamat mencoba resep ini di rumah, dan semoga hasilnya lembut, cantik, serta menjadi favorit seluruh keluarga.